SERUAN SUMPAH PEMUDA: MENAGIH HATI NURANI PEMIMPIN DEMI SELAMATKAN INDONESIA

Diterbitkan Pada

30 Nov -0001

Kategori

Opini

SERUAN SUMPAH PEMUDA: MENAGIH HATI NURANI PEMIMPIN DEMI SELAMATKAN INDONESIA

Roh Sumpah Pemuda adalah tentang keberanian melawan ketidakadilan. Hari ini, semangat itu kita panggil kembali untuk menghadapi rezim yang lebih mengutamakan hasrat politik pribadi daripada jeritan rakyat dari Sabang sampai Merauke. Saat kebijakan tidak lagi memiliki hati nurani, maka kedaulatan harus kembali ke tangan rakyat!
Presiden Prabowo Subianto harus bertanggung jawab atas segala kebijakan yang merugikan rakyat. Salah satunya adalah kebijakan efisiensi anggaran pendidikan demi memprioritaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pemotongan anggaran sektor lain untuk menyukseskan program tersebut. Hal ini secara telanjang menunjukkan bahwa Presiden tidak memahami kebutuhan mendasar rakyatnya. Kebijakan diambil hanya berdasarkan ambisi tanpa pertimbangan matang mengenai skala prioritas yang mendesak.
Beberapa bukti kegagalan kepemimpinan Presiden Prabowo adalah:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipaksakan secara serampangan.
Wacana Pemilihan Gubernur secara langsung oleh Presiden yang merupakan pengkhianatan terhadap demokrasi.
Pemangkasan anggaran pendidikan yang mengorbankan kecerdasan anak bangsa demi ambisi semu.
Ketiadaan keberanian mereformasi Polri yang telah banyak melakukan kekerasan terhadap warga sipil.
Kebijakan-kebijakan di atas adalah bukti nyata kegagalan Presiden Prabowo sebagai Kepala Negara. Indonesia adalah bangsa majemuk yang besar. Dengan keanekaragaman yang ada, seorang Presiden harusnya objektif dan berbasis kajian, bukan mengeluarkan kebijakan yang justru menyengsarakan rakyatnya sendiri.
Sejak awal kepemimpinan, rakyat belum merasakan kehadiran pemimpin yang benar-benar peduli. Kebijakan yang lahir seolah tanpa hati nurani dan tidak sedikit pun berpihak pada kepentingan publik.
Atas nama Bangsa Indonesia, kami menyatakan MOSI TIDAK PERCAYA kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam waktu sesingkat-singkatnya, kami menuntut Presiden untuk:
Meninjau kembali seluruh kebijakan yang merugikan rakyat.
Membatalkan program MBG dan mengembalikan anggaran pendidikan sebagai prioritas utama.
Melakukan reformasi total terhadap institusi Polri.
Mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan kekuasaan.
Apabila tuntutan ini tidak diindahkan, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, dalam semangat Sumpah Pemuda, untuk bersama-sama mengadili dan melengserkan rezim Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari kursi kepemimpinan negara ini!

Bagikan Berita

Kontak

Hubungi kami melalui alamat, email, atau telepon.

Alamat Kampus

Kampus Padang

Jln. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah Padang, 25172

Kampus Bukittinggi

Jl. By Pass Aur Kuning, Tarok Dipo, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, 26131

Kampus Payakumbuh

Jl. Soekarno Hatta No. 12 (area Koto Nan Ampek), Koto Nan IV, Kota Payakumbuh, 26219

Lokasi Kami

Temukan Kami di Peta

Kunjungi lokasi kampus kami dengan mudah melalui peta interaktif di bawah ini.