Kupas Tuntas Dirty Vote Bersama Pemeran dan Ahli Hukum

Diterbitkan Pada

01 Mar 2024

Kategori

News

Kupas Tuntas Dirty Vote Bersama Pemeran dan Ahli Hukum

Humas UM Sumatera Barat – Meski sempat didatangi pihak kepolisian Polresta Bukittinggi, nonton bareng Dirty Vote tetap dilangsungkan di Convention Hall Yunandar Illyas Kampus III Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Acara ini di inisiasi oleh Luhak FH UM Sumbar, LKDM, dan Mahad Institute dihadiri antusiasme masyarakat dan mahasiswa UM Sumatera Barat, Kamis (29/02).

Usai pemutaran, film kontroversial ini langsung dibedah oleh peserta dan pakar demokrasi yang menceritakan hancurnya demokrasi di Indonesia saat ini.

Film “Dirty Vote” yang dirilis pada beberapa waktu lalu menggemparkan banyak pakar demokrasi. Film yang menceritakan mobilisasi terkait penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) menggambarkan tentang bagaimana kecurangan pada masa pemilu 2024.

“Alih-alih bansos untuk mencari suara. Ini realitas yang terjadi, kalau memang narasi negatif yang ditayangkan, 50 persen netzen melihat ini adalah negatif, bagi saya ini adalah kontradiktif untuk saya, ini adalah bacaan positif dalam memilih pemimpin, ini film adalah bagian dari literasi politik yang dinarasikan dalam film ini”, jelas Raju Dosen Ilmu Hukum UM Sumatera.

Penayangan Dirty Vote dihadiri langsung oleh para pemain yang juga merupakan akademisi di lingkungan perguruan tinggi yakni Feri Amsari, Bivitri Susanti, dan Zainal Arifin Mochtar.

“Tidak ada satupun yang bantah alnalisia dari data di dalam film Tirty Vote, mereka hanya melakukan pembunuhan karakter”, tegas Feri.

Menurut pemeran, pembuatan film ini dimaksudkan untuk menembak pengguna kekuasaan yang selampangan, kekuasaan jangan dibiarkan terlalu kuat, bahaya. Ini saatnya membangkitkan yang namanya perlawanan, baik itu presiden yang hampir berhenti atau yang akan jadi presiden selanjutnya.

Sedangkan menurut Bivitri Susanti, “kita tidak pernah diberi ruang untuk berefleksi, demokrasi adalah akuntabilitas untuk kita semua, kami agak pede karena tidak ada yang berani membantah satu per satu argumen yang ada di film, meskipun ada tapi mereka tidak mampu menjelaskan yang mana yang mereka bantah”.

Sedangkan kata Zainal Arifin, mereka mau ngasih tau ada kecurangan pemilu dan siapa pelakunya, kami sudah berupaya menyampaikan kebenaran yang kami ketahui, tinggal publik lagi bagaimana menanggapi.

Ayu

Bagikan Berita

Kontak

Hubungi kami melalui alamat, email, atau telepon.

Alamat Kampus

Kampus Padang

Jln. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah Padang, 25172

Kampus Bukittinggi

Jl. By Pass Aur Kuning, Tarok Dipo, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, 26131

Kampus Payakumbuh

Jl. Soekarno Hatta No. 12 (area Koto Nan Ampek), Koto Nan IV, Kota Payakumbuh, 26219

Lokasi Kami

Temukan Kami di Peta

Kunjungi lokasi kampus kami dengan mudah melalui peta interaktif di bawah ini.